Tips Memilih Beras

Banyaknya beras yang dijual di pasaran, terkadangmembuat kita bingung untuk memilih mana beras yang bagus dan berkualitas baik,mana yang tidak. Apalagi cara untuk membedakan antara beras alami, organik dan beras oplosan. Simak tipsnya

  • Perhatikan bentuk dan warna beras. Tampilan beras asli memiliki guratan hasil daribekas sekam padi. Amati apakah warnanya bening kekuningan atau kurang lebih senada. Hindari juga beras dengan warna terlalu putih, karena sudah melalui proses bleaching. Pada beras asli terdapat warna putih di setiap ujungnya, warna tersebut merupakan zat kapur yang mengandungkarbohidrat.
  • Satu genggam beras. Untuk mengetahui apakah dalam beras terdapat kutu, kerikil, atau bahkan jamur. Caranya dengan mengambil beras satu genggam di bagian dalam tumpukan, lalu cek apakah ada kutu, kerikil, ataupun jamur.
  • Aroma beras. Hirup dalam-dalam, apakah ada aroma tidak sedap karena pengaruh beras lembab yang disimpan terlalu lama. Hindari juga beras dengan aroma terlalu harum, karena bisa jadi aroma tersebut adalah efek dari pewarna buatan.
  • Tekstur beras. Remas beras apakahmenempel pada tangan. Karena jika menempel, kemungkinan beras tersebut mengandung pelicin. Beras asli memiliki bulir sedikit menggembung dan kalau dipatahkan hanya terbelah menjadi dua, tidak mudah hancur.
  • Label beras. Cek label beras yang sudah mendapatkan sertifikasi dari instansi terkait.