Sebagian dari kita mungkin masih hafal sila – sila dari Pancasila yang berisi :

  • Ketuhanan Yang Maha Esa.
  • Kemanusiaan yang Adil dan Beradap.
  • Persatuan Indonesia.
  • Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat, kebijaksanaan dalam permusyawaratanperwakilan.
  • Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Terlepas hafal atau tidaknya, yang pasti kita sepakat bahwa Pancasila adalah dasar negara kita, Indonesia yang berlambang Burung Garuda. Tujuan dari Pancasila adalah untuk mempersatukan semua suku dengan berbagai keyakinan, adat istiadat, dan bahasa daerah yang ada di Indonesia dalam aturan dan perlindungan hukum negara. Dan ada tanggal 1 Oktober setiap tahunnya, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Lalu bagaimana jika anak - anak kita bertanya tentang mengapa setiap tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila? yuk ma kita sama – sama mengingat pelajaran yang pernah kita dapat dan kemudian menterjemahkan dalam bahasa anak - anak - anak - anak kita.

Tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari KesaktianPancasila, karena setelah peristiwa pemberontakan PKI pada 30 September 1965, bangsa Indonesia mulai perlahan menyadari nilai – nilai kebangsaan yang terdapat pada Pancasila yaitu nilai budaya, kemandirian, dan rasa bangga pada tanah air Indonesia.

Yang dimaksud “sakti” adalah setiap rakyat Indonesia yang mencintai budaya Indonesia yang beraneka ragam, memiliki semangat untuk mengolah kemampuannya sendiri baik alam atau kemampuan diri secara individu, serta paham dan bangga pada tanah air sebagai tumpah darahnya atau dahulu lebih dikenal dengan nama Trisakti.

Mengajak anak untuk mencintai budaya yang beraneka ragam bisa dilakukan dengan mau berteman dengan teman dari berbagai suku, dan keyakinan agama, sedangkan semangat untuk mengolah kemampuan sendiri bisa diartikan dengan mengajak anak untuk berpola hidup mandiri seperti membereskan peralatan sekolah atau mainannya sendiri, paham dan bangga pada tanah air bisa dilakukan dengan mengajarkan dan mengajak mereka untuk pergi ke museum,mengenal dan menyanyikan bersama lagu – lagu kebangsaan.

Segala sesuatu dimulai dari hal sederhana, begitu juga pemahaman kebangsaan khususnya Pancasila. Kesaktian Pancasila ada pada jati diri setiap warga negara Indonesia dan jati diri tersebut dapat terbentuk sejak dini.