Tahukah Mama, bahwa pada tanggal 16 Oktober setiap tahunnya di seluruh dunia, diperingati sebagai Hari Pangan Sedunia? Hal ini dilatar belakangi masih adanya negara – negara di dunia yang masyarakatnya masih mengalami kelaparan karena dampak dari perang yang terjadi, ataupun karena perubahan iklim yang berdampak pada mundurnya masa panen tanaman pangan. Tujuan dari Hari Pangan Sedunia, adalah agar setiap warga masyarakat dunia tetap perduli dan berbela rasa tentang pentingnya penyediaan pangan yang cukup dan bergizi khususnya bagi ibu dan anak - anak.

Tanggal 16 Oktober dipilih karena pada tanggal tersebut ditahun 1945 PBB membentuk Organisasi Pangan dan Pertanian / Food and Agriculture Organization (FAO). FAO berwenang mengurus hal – hal yang berhubungan dengan pangan dunia termasuk hasil – hasil pertanian. Kegiatan yang dilakukan FAO antara lain memberikan pendidikan bagi masyarakat di negara – negara anggota PBB dalam bidang pertanian seperti memperbaiki hasil produksi dan distribusi , memelihara dan melestarikan tanah beserta air tanah yang terkandung di dalamnya serta memberikan bantuan untuk meningkatkan hasil pertanian.

Di Indonesia sendiri, peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) sendiri dilakukan secara rutin setiap tahunnya. Selain sebagi konsekuensi sebagai anggota PBB, tujuan yang paling utamanya adalah untuk terus meningkatkan kualitas hasil pangan, diantaranya pemberdayan petani untuk memperoleh bibit tanaman sampai dengan kesetabilan harga jual – beli. dan seperti yang dilansir koran Tempo (12/7/17), Mentri Kesehatan Ibu Nila Moeloek mengatakan bahwa sekitar 9 juta anak Indonesia masih mengalami masalah gizi buruk. Oleh karena itu, pemerintah melalui kementrian yang terkait berupaya agar rakyat Indonesia mendapatkan kesejahteraan pangan mulai dari pengupayaan bahan pangan sampai pada daya beli untuk dikonsumsi.