Hari Membawa Bekal Nasional

Selamat Pagi , tahukah kamu bahwa hari ini tanggal 12 April diperingati sebagai Hari Bawa Bekal Nasional. Hmmm kenapa ada hari bawa bekal yah? Ingin tahu lebih lengkapnya yuk simak di www.mamasuka.com

Mungkin tidak banyak yang tahu, jika tanggal 12 April diperingati sebagai “Hari Bawa Bekal Nasional”. Hari bawa bekal nasional awalnya ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan RI bersama Kementrian Pendidikan Nasional RI, BPOM, serta PT. Tupperware Indonesia pada tahun 2013. Tujuannya, agar timbul kesadaran akan pentingnya kesehatan anak Indonesia.

Penetapan hari bekal menjadi tonggak awal untuk mencapai kesehatan yang merata bagi anak – anak seluruh Indonesia. Hal tersebut didukung dengan Permendiknas No. 39/2008 tentang Pembinaan Kesiswaan, salah satu isinya di pasal 3 menyatakan, meteri pembinaan kesiswaan meliputi, kualitas jasmani, kesehatan, dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi antara lain: A. Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat; B. Melaksanakan usaha kesehatan sekolah (UKS); C. Melaksanakan pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (narkoba), minuman keras, merokok, dan HIV AIDS; D. Meningkatkan kesehatan reproduksi remaja; E. Melaksanakan hidup aktif; F. Melakukan diversifikasi pangan G. Melaksanakan pengamanan jajan anak sekolah. Tujuan terhadap kesehatan dalam memperingati hari bawa bekal nasional, selaras dengan peringati hari kesehatan Internasional pada 7 April, dimana WHO menentukan tema “From Farm to Plate Make Food Safe”. WHO juga menampilkan gambar untuk memahaminya, hal tersebut meliputi:

Sejak zaman dulu budaya memberikan bekal makanan kepada anak masih sering dilakukan di daerah perkotaan, di daerah pedesaan pun seperti petani maupun nelayan membawa bekal makanan dan minuman dalam bekerja. Namun, sekarang mulai bergeser karena kesibukan dan pengaruh makanan cepat saji.

Lalu, kenapa penting membawa bekal? Menurut data penelitian BPOM 2009 – 2013 sebanyak 99% anak sekolah selalu jajan, Sebanyak 59% - 70% jajanan di lingkungan tidak higienis, sehingga edukasi untuk membawa bekal yang bersih dan sehat berguna untuk mencegah anak – anak jajan sembarangan. Membawa bekal berarti bertanggung jawab secara langsung dalam pemilihan dan pengolahan makanan, bahan – bahan yang digunakan juga pasti aman dan sehat.

Selain itu, survei riskesdas menunjukkan masih banyak penduduk Indonesia kurang konsumsi buah dan sayur tiap hari dalam proporsi RT melakukan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), sehingga ada baiknya untuk menyediakan bekal yang disertai sayur dan buah.

Artikel bersumber dari https://www.kompasiana.com/muhammadisad/hari-bawa-bekal-nasional-3-kesehatan-berasal-dari-pemahaman-dan-keluarga_5535aeb26ea8341620da42ec jangan lupa membawa bekal ya