Tiramisu sepintas seperti kata yang berasal dari negaraJepang, namun sebenarnya Tiramisu adalah hidangan pencuci mulut yang berasal dari negara Italia. Kata Tiramisu dalam bahasa Indonesia memiliki arti “angkat aku”. Tiramisu mulai terkenal pada era 1969 - an oleh seorang chef pastry yang secara tidak sengaja bersama asistennya membuat hidangan pencuci mulut dengan cita rasa yang sederhana, tidak terlalu manis, memiliki sensasi creamy di mulut. Cara membuatnya yang mudah tanpa melalui proses pemanggangan pun menjadi salah satu alasan Tiramisu diterima oleh masyarakat luas. Apalagi pada rata – rata setiap orang menyukai coklat atau kopi

Dengan kombinasi yang unik dari sensasi biskuit atau dalam bahasa asingnya disebut ladyfinger sebagai pelengkap rasa kopi, coklat yang berpadu dengan cream yang tidak terlalu dominan, membuat Tiramisu dapat diterima bahkan di kalangan usia lanjut.

Ada fakta unik dari hidangan Tiramisu. Yaitu di awal dari hidanganini tercipta berada di sebuah kota di bagian utara Italia bernama Treviso. Sebuah kota yang warganya terkenal santai dan suka bersenang – senang bahkan dalam urusan seksual serta prostitusi. Pada awal terciptanya Tiramisu di kota itu dan menjadi favorit banyak orang, dapat dipastikan semakin marak pula bisnis prostitusi. Sampai akhirnya bisnis prostitusi di daerah tersebut ditutup dan tidak boleh beroprasi lagi oleh pemerintah setempat, Tiramisu tetap menjadi bagian yang tidak dihilangkan dari sebuah sajian hidangan penutup karena sensasi rasa yang sudah menjadi lambang kota tersebut.

Pada resep aslinya, biskuit atau ladyfinger terbuat dari kuning telur yang dikocok bersama dengan gula atau disebut Sbatudin. Sbatudin sendiri oleh masyarakat Italia dipercaya sebagai campuran yang dapat mengebalikan stamina setelah melahirkan bayi laki – laki dan masih dipercaya oleh sebagian penduduk Italia hingga saat ini.

Apapun cerita yang ada pada Tiramisu, hidangan pencuci mulutitu akan tetap disukai karena cita rasa unik yang dimilikinya.