Cara Mencuci Baju Agar Tidak Apek

Sekarang ini mendapatkan baju yang wangi dan bersih bukan hal sulit. Ada banyak produk yang menawarkan formula mutakhir untuk mengatasi masalah umum dalam mencuci pakaian. Tapi, tak jarang juga bau menyengat muncul dari pakaian yang sedang dipakai, terutamapada anak-anak yang aktif berkegiatan.

Bau muncul karena kuman-kuman yang terdapat di serat kain. Kuman-kuman ini tidak kasat mata. Ketika pakaian dicuci, kuman-kuman tersebut ternyata tidak ikut hilang dan tetap berada di dalam serat kain. Akibatnya, ketika baju kita pakai, keringat yang menempel pada baju ini menjadi “makanan” bagikuman-kuman tersebut untuk tumbuh dan berkembang.

Berikut ini solusi cerdas mencuci pakaian:

  1. Busa yang banyak dan wangi bukan syarat utama pakaian yang telah dicuci akan bebas bau. Pemakaian deterjen yang menghasilkan busa banyak hanya akan membuat proses mencuci menjadi lebih lama dan butuh air yang lebih banyak untuk menghilangkan busa yang ada.

  2. Pilih deterjen yang memiliki formula yang dapat bekerja membunuh kuman-kuman yang terdapat di dalam kain. Deterjen jenis ini dapat memberikan perlindungan pada kain, tidak hanya saat pencucian tapi juga setelah pakaian dicuci.

  3. Untuk takaran penggunaan deterjen, ikuti aturan yang dianjurkan pada kemasan. Penggunaan deterjen berlebih tidak berarti pakaian akan lebih bersih. Selain menjaga pakaian, dengan cara ini Mama juga bisa menghemat penggunaan deterjen.

  4. Pakaian yang lembab menjadi tempat berkembang biak kuman-kuman di dalam serat kain. Jemur pakaian yang baru selesai di cucidi bawah terik matahari atau di tempat yang kering.