BERDAMAI DENGAN KOLESTEROL SAAT IDUL ADHA

Nikmatnya hidangan dari olahan daging saat Idul Adha masih teringat ya ma, tapi jadi khawatir dengan kolesterol dalam tubuh? simak cara menyiasati kolesterol di www.mamapenuhcinta.com

Menjelang hari raya Idul Adha, menu olahan daging sepertisate, gulai, tongseng, sup atau hidangan tradisional lainnya seolah sudah mulaimenggoda di kepala. Itu baru sebatas pikiran kita, apalagi saat hari raya tiba.Mau menolak? Wah rasanya sulit ya ma.Sebagai mama kreatif, ada beberapa carauntuk mengendalikan kolesterol, berikut ini beberapa diantaranya :

  1. Mentimun
    

    Kandungan metylallyl sulfide dan asam amino belerang yang ada pada mentimun berguna untuk menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menaikkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Mengkonsumsi mentimun bisa dilakukan dengan cara memakan mentah – mentah setelah dicuci bersih, dibuat acar, atau dibuat es mentimun (isi buah mentimun digerus lalu dicampur denganair dan es. Bisa juga tanpa es jika memang tidak suka)

  2. Teh Tawar
    

    Minumlah teh tawar dalam keadaan hangat tanpa gula saat mengkonsumsi hidangan berbahan dasar daging. Kandungan catechins pada teh, juga bisa menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan khususnya melarutkan kandungan zat besi dalam daging kambing setelah dikomsumsi.

  3. Sayuran.
    

    Sebagai variasi hidangan, akan sangat cantik apabila diatas meja juga tersaji sayuran. Selain itu, sajian sayur seperti bayam, buncis dan kemangi sangat bersahabat dengan jantung untuk melindunginya dari lemak yang berlebihan pada pembuluh darah termasuk kolesterol. Khusus untuk bayam, mama bisa mengolahnya dalam bentuk sayur atau juice.

  4. Kedelai.
    

    Kandungan isoflavin pada kedelai berfungsi juga untuk menekan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Mama bisa menyajikannya dalam bentuk susu kedelai atau olahan tahu dan tempe lainnya. Jika mama ingin menyajikan tempe atau tahu dengan olahan digoreng, sebaiknya menggunakan minyak zaitun dari pada minyak sawit. Alasannya karena kadar lemak dalam minyak zaitun jauh lebih rendah dari minyak sawit.

  5. Buah – buahan.
    

    Menyajikan atau menyantap buah – buahan setelah menyantap hidangan berbahan dasar daging juga bisa sebagai pilihan untuk mengontrol kadar kolesterol loh Ma. Pilihan buah lokal seperti jeruk nipis yang kaya akan vitamin C dapat menurunkan dan mencegah kerusakan akibat kolesterol jahat (LDL) bahkan mengurangi resiko penyakit kardiovascular. Selain jeruk, jambu biji / jambu merah juga bisa menjadi alternatif mama selanjutnya. Kandungan vitamin E & C,flavonoid, karotenoid, likopen dan selenium pada jambu juga dibutuhkan untuk menurunan si – kolesterol jahat (LDL). Selain jeruk dan jambu, pisang juga bisamenjadi alernatif selanjutnya ma. Kandungan potasium dan kalium yang ada pada pisang selain memberikan tambahan kalium dalam tubuh, kedua zat dari pisang tersebut juga bisa berfungsi menurunkan tekanan darah yang pada akhirnya dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang menyerang jantung.

Batasan untuk kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh adalah40 – 60mg/dl. Sedangkan batasan untuk kadar kolesterol jahat (LDL) adalah 100mg/dl, akan lebih baik jika kadar LDL bisa kurang dari jumlah tersebut.Tidak berarti juga diet lemak itu baik, karena jika yang dihindari adalah lemak jenuh dan lemak trans (lemak terhidrogensi) justru akan memicu meningkatnyaLDL. Tidak ada salahnya juga jika mama sesekali melakukan pemeriksaan dan mengkonsultasikannya pada dokter atau ahli gizi, untuk mendapatkan informasiyang lebih akurat. Selamat Idul Adha ma.